Kalender Tionghoa sekarang masih digunakan untuk memperingati berbagai hari perayaan tradisional Tionghoa dan memilih hari yang paling menguntungkan untuk perkawinan atau pembukaan usaha atau kegiatan yang berhubungan dengan keserasihan.
Kalender Tionghoa dikenal juga dengan sebutan lain seperti “Kalender Agrikultur”, “Kalender Yin (karena berhubungan dengan aspek bulan), “Kalender Lama” dan “Kalender Xia “( yang pada hakekatnya tidak sama dengan kalender saat ini).
Kalender Tionghoa memiliki aturan yang sedikit berbeda dengan kalender umum, seperti ; perhitungan bulan adalah rotasi bulan pada bumi. Berarti hari pertama setiap bulan dimulai pada tengah malam hari bulan muda astronomi. (Catatan, “hari” dalam Kalender Tionghoa dimulai dari jam 11 malam dan bukan jam 12 tengah malam). Satu tahun ada 12 bulan, tetapi setiap 2 atau 3 tahun sekali terdapat bulan ganda (rùnyuè, 19 tahun 7 kali). Berselang satu kali jiéqì (musim) tahun matahari Cina adalah setara dengan satu pemulaan matahari ke dalam tanda zodiak tropis. Matahari selalu melewati titik balik matahari musim dingin (masuk Capricorn) selama bulan 11.
Penggunaan utama dalam kegiatan sehari-hari adalah menentukan fase bulan, yang penting bagi petani dan dimungkinkan karena setiap hari dalam kalender sesuai dengan fase tertentu dalam suatu bulan. Kalender tradisional Asia Timur lainnya mirip, atau sama, dengan kalender Tionghoa: kalender Korea sama, dalam kalender Vietnam digunakan kucing, bukan kelinci dalam shionya, dan kalender Jepang tradisional menggunakan metode penghitungan yang berbeda, sehingga ada ketidaksesuaian antara kedua kalender itu dalam tahun-tahun tertentu.
Dalam Kalender Cina / Kalender Tionghoa mengenal dua belas binatang yang sering terkenal dengan sebutan Shio dimana ke dua belas tersebut melambangkan kedua belas Cabang Bumi adalah, sesuai urutannya:
- tikus
- kerbau
- macan
- kelinci
- naga
- ular
- kuda
- kambing
- kera
- ayam
- anjing
- babi
Memang Cina 2500 an sebelum sekarang sudah punya 2 tanggaan : arab dan masehi sekaligus. Pintar jugs ahli astronomi cina waktu itu, nyatanya tahunnya mirip tahun masehi, bulannya mirip bulan arab. Sehingga bulan cina setiap beberapa tahun ada nama bulan kembar.