KALENDER MASEHI

Kalender Masehi adalah perhitungan hari yang awalnya dipakai atau digunakan oleh umat Kristen kuno. Dimana fungsi dari penanggalan dan perhitungannya untuk menetapkan tahun kelahiran Yesus atau Nabi Isa sebagai tahun permulaan awal.

Namun untuk penghitungan tahun dan bulannya , perpatokan atau bersandar pada kalender bangsa Romawi dimana pada saat itu kekuasaan Romawi menyebar luas baik dari segi budaya dan sosial, yang penanggalan terkenal dengan kalender Julian. Lalu Kalender Julian tersebut disempurnakan menjadi Kalender Gregorian.

Perhitungan kalender masehi berasal dari bangsa Romawi yang pertama kali dikenalkan oleh  Julius Caesar dibantu Sosigenes, pakar astronomi dan matematik dari Yunani yang mempelajari penanggalan berdasar musim (matahari) di Mesir. Dimana satu tahun terdiri atas 365 hari lebih 6 jam atau 365 ¼ hari dan setiap 4 tahun dijadikan tahun kabisat, yakni dengan menambah satu hari pada bulan terpendek yaitu Bulan Februari, yang berumur 28 hari, ditambah satu hari menjadi tanggal 29.

Umur Bulan dibagi atas 3 bagian yaitu 28/29 hari (Pebruari), 30 hari (April, Juni, September, Nopember) dan 31 hari  (Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember).

Dan dalam satu bulan terdapat 7 hari yang berurutan yaitu Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Perhitungan Kalender Masehi :

Perhitungan kalender Masehi berdasarkan pada rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya) dan revolusi bumi (peredaran bumi mengelilingi matahari). Menurut sistem Yustisian 1 tahun = 365,25 hari dan hitungan ke satu (tahun pertama masehi = 1 M ) dimulai pada kelahiran Yesus atau Isa menurut keyakinan kaum Kristen. Dasar perhitungan menurut sistem Yustisian tersebut adalah :

  • rotasi bumi disebut satu hari = 24 jam
  • revolusi bumi disebut satu tahun = 365,25 hari

Berdasarkan perhitungan tersebut, Kaisar Romawi pada tahun 47 SM menetapkan kalender dengan ketentuan :

  • Satu tahun berumur 365 hari dengan kelebihan 6 jam setiap tahun
  • Setiap tahun yang keempat atau angkanya habis dibagi 4 maka umurnya menjadi 366 hari disebut tahun kabisat (tahun panjang), sedangkan tahun biasa (non kabisat atau tahun pendek) berumur 365 hari. Cara menetapkannya ialah apabila tahun tersebut habis dibagi 4 berarti tahun kabisat. Misalnya tahun 1995 : 4 = 498,7 bukan tahun kabisat sedangkan tahun 1996 : 4 = 499 adalah tahun kabisat.

Dalam perkembangan selanjutnya pada abad ke-16 terjadi pergeseran dari biasanya yaitu musim semi yang biasanya jatuh pada tanggal 21 Maret telah maju jauh, untuk itu dilakukan suatu koreksi. Apabila sebelum perhitungan satu tahun adalah 365,25 hari maka sejak saat itu satu tahun menjadi 365,2425 hari. Perihal itu berdasar pada perhitungan bahwa revolusi bumi bukan 365 hari lebih 6 jam tetapi tepatnya 365 hari 5 jam 56 menit atau 365 hari lebih 6 jam kurang 4 menit.

Oleh sebab itu pada tanggal 21 Maret 1582 terjadi pergeseran sehingga awal musim semi jatuhnya lebih maju di Eropa. Untuk koreksi akibat adanya pembulatan 4 menit selama 15 abad tersebut maka Paus Gregorius XIII sebagai pimpinan tertinggi dari umat Kristiani menetapkan beberapa hal :

  1. Setiap tahun yang habis dibagi 100 meskipun habis dibagi 4 yang menurut ketentuan sebelumnya adalah tahun kabisat tidak lagi menjadi tahun kabisat. Hal itu dikarenakan pembulatan satu hari untuk tahun kabisat setiap 4 tahun tersebut mendahului beberapa menit dari sebenarnya, maka diadakan pembulatan lagi pada setiap 100 tahun.
  2. Setiap 400 tahun sekali diadakan pembulatan satu hari, jadi meski habis dibagi 100 maka tetap menjadi tahun kabisat. Dasar perhitungannya adalah dengan kelebihan 4 menit setahun maka 400 tahun menjadi 1600 menit = 26 jam 40 menit.
  3. Untuk menghilangkan kelebihan dari pembulatan yang telah terjadi sebelumnya maka dilakukan pemotongan hari, yaitu sesudah tanggal 4 Oktober 1582, hari berikutnya langsung menjadi tanggal 15 Oktober 1582. jadi tanggal 5 – 14 Oktober 1582 (selama 10 hari) tidak pernah ada dalam penanggalan Masehi.

Dengan dasar perhitungan koreksi tersebut maka sejak tahun 1600 sampai 2000 terjadi koreksi 3 kali yaitu tahun 1700, 1800 dan 1900. Hal ini adalah karena sesuai ketentuan sebelum tahun 1582 setiap tahun habis dibagi 4 adalah tahun kabisat. Namun sejak tahun 1582 berlaku ketentuan baru bahwa setiap tahun yang habis dibagi 100 tidak menjadi tahun kabisat kecuali untuk tahun yang habis dibagi 400. Dengan demikian tahun 1600 dan 2000 tetap tahun kabisat karena habis dibagi 400. tahun yang habis dibagi 4 yang tidak menjadi tahun kabisat untuk masa setelah tahun 2000 adalah tahun 2010, 2200, 2300 sedangkan tahun 2400 tetap tahun kabisat karena habis dibagi 400.

Kesimpulan yang bisa didapat pada perhitungan tahun Masehi hingga abad 21 ini adalah :

  • Tahun 1 – 1582 semua tahun yang habis dibagi 4 adalah tahun kabisat
  • Tanggal 5 – 15 Oktober 1582 tidak pernah ada dalam kalender penanggalan
  • Tahun 1700, 1800, 1900 bukan merupakan tahun kabisat (3 tahun terjadi koreksi 3 hari)

Siklus tahun Masehi adalah 4 tahunan untuk siklus kecil (4 X 365) + 1 = 1461 hari sedangkan siklus besarnya setiap 400 tahun (100 X 1461) – 3 = 146097. Bulan Februari pada tahun biasa (bukan kabisat) berumur 28 hari sedang pada bulan tahun kabisat berumur 29 hari. Bulan yang berumur 31 hari adalah bulan Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober dan Desember. Bulan yang berumur 30 hari ialah bulan April, Juni, September dan Nopember.

About these ads

About kalender indonesia

Kalender Indonesia, toko online pusat penjualan dan perkulakan kalender - agenda; menyediakan berbagai macam dan ragam kebutuhan kalender dan agenda untuk keperluaan usaha, baik penjualan secara retail, eceran maupun grosir dari berbagai merk.
This entry was posted in Calendar, News and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to KALENDER MASEHI

  1. Pingback: Kalender INDONESIA dan HARI LIBUR NASIONAL | Kalender Indonesia – Indonesia Calendar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s